Hantu itu Bernama Masa Depan

image

Aku selalu bekerja sangat keras. Saking kerasnya, hal itu hampir membunuhku.

Selalu menghormati orang-orang yang bekerja keras di usia mereka yang masih tergolong muda, di bawah 25 tahun seperti saya.

Sampai sebuah percikan tanya muncul secara tiba-tiba, dan mulai dirasuki keraguan.

KENAPA?

Bekerja keras itu seperti pertanda bahwa “Hey, kamu berada di kondisi yang tidak aman!! Pikirkan tentang masa depan!!”

Aku harus membuktikan pada orang orang yang selalu mengatakan omong kosong padaku bahwa aku pandai, brilian dan cemerlang… atau omong kosong lainnya.

Bekerja keras adalah sebuah kode bagiku, sebuah sistem yang diciptakan oleh para pendahulu dan mulai membelenggu. Itu hanyalah kode yang terlalu mengekang… Seperti saat orang orang berpikir bahwa mereka mengendalikan internet lewat smartphone mereka, padahal hal yang nyata berlaku sebaliknya.

Sebuah konsep yang diciptakan manusia, namun pada akhirnya malah membatasi ruang gerak mereka sendiri (ini benar benar omong kosong) sungguh ironis.

Aku punya beberapa pekerjaan untuk membayar semua tagihanku, di saat yang sama seorang sahabat menjadi sangat kaya karena mewarisi sesuatu dari ayahnya…. Adilkah?

Bekerja keras adalah caraku untuk menyelamatkan diri. Itu karena aku tak bisa duduk diam dan merenungi semua kekurangan diri sendiri. Itu menyelamatkanku dari seks bebas, alkohol dan narkoba.

Bekerja keras adalah sebuah alasan penolakan… Penolakan terhadap masa depan yang gelap. Supervisor ku yang manis mengatakan bahwa itulah satu-satunya cara menerangi masa depan yang tak terlihat.

Bekerja keras membuktikan bahwa aku tolol. Karena tak berhenti ketika lelah dan mencari jalan yang lebih mudah, disaat masa masa mudaku terbuang di belakang meja kerja.

Bekerja keras itu sangatlah egois. Untuk semua waktu yang kubuang saat seharusnya keluarga dan kekasihku berhak mendapatkannya, sebuah cinta dan perhatian yang hangat.

Aku tak lagi membeli semua alasan dari bekerja keras untuk menyelamatkan masa depanku.

Aku tak lagi melirik pujian semua orang tentang prestasiku selama ini.

Aku tak lagi terinspirasi dari kisah perjuangan para milyarder dunia, karena semua cobaan yang telah kulewati adalah satu-satunya inspirasi bagiku.

Aku akan bertanya pada kalian teman-temanku, apakah arti Kerja keras bagimu?