Takdir spiral manusia

Aku terbangun dengan berselimut kebingungan. Semua hal yang kukira kebenaran ternyata tak sebenar dugaanku. Ketika aku melihatnya dari sisi yang lain, kebenaran tadi kadang terlihat salah… Semuanya menjadi abu-abu, tergeletak di tengah menjadi sebuah barrier yang tak jelas batasannya. Sebenarnya apa kegelapan itu? Ketika aku membaur dengan kawanan hitam, tak semua hal yang mereka lakukan adalah keburukan. Para pencuri merasa tegang ketika bersiap melakukan aksinya, dan merasa senang ketika yang dilakukannya berhasil. Agak sulit memberikan stempel hitam dan putih… Benar, semuanya nampak abu-abu. Mencoba memahami pikiran mereka, bagaimana pertentangan batinnya ketika akan berbuat hal buruk namun pada akhirnya ada sebuah dorongan lain yang menjerumuskan mereka ke dalam kegelapan.

Kota kecil ini telah sampai pada akhir hayatnya. Kelas atas yang terlalu berambisi pada keuntungan semata. Kelas tengah yang hanya berusaha semampunya untuk memperbaiki tingkat hidupnya. Lalu kelas bawah yang berusaha mati-matian bertahan hidup dengan cara apapun… Dan terkadang kegelapan adalah jalan yang mereka pilih. Kegelapan inilah yang kumaksud dengan dorongan lain itu. Meski ada orang baik untuk membantu yang kurang beruntung, tapi itu tak banyak. Warga membutuhkan sebuah kisah tragis untuk mengunggah kepedulian mereka. Apakah ini berhasil? Nampaknya demikian. Paling tidak generasi millenium mulai peduli, meski cuma lewat tagar di media sosial.

image

Soal keadilan sejati, aku tidak tahu banyak tentang hal yang satu ini. Apakah balas dendam adalah keadilan itu? Entahlah. Seseorang yang iri dengan kebun milik tetangganya lalu berakhir menjadi seorang pembunuh, apakah dia layak dihabisi sebagai sebuah pertanggung jawabannya. Sesaat hati kecilku mengatakan itu layak, namun entah mengapa ada sesuatu yang menahanku dari dalam sana. Teman dekatku berkata bahwa meletakkan keadilan di tempat yang salah itu lebih buruk dari pembunuh sekalipun. Menerapkan sebuah peraturan untuk mereka yang tak mengikuti peraturan yang sama, itu konyol. Tapi pada akhirnya ini adalah lintasan takdir manusia. Sebuah spiral yang bergerak dinamis tapi tak pernah menyimpang dari garis edarnya. Tidak ada yang namanya kebenaran mutlak selama semua itu berasal dari pikiran manusia. Itu hanya sebuah persepsi…

Intuisi

Kalian mungkin pernah merasakan, sebuah kerinduan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih. Terkadang ketika perasaan seperti itu datang, muncul sebuah pertempuran antara logika dan intuisi tentang sesuatu yang harus dilakukan yang biasanya dimenangkan oleh sisi logika kita.

Saya sering mengalaminya, dimana ketika sebuah keyakinan untuk mengikuti intuisi muncul… tiba tiba pemikiran tentang logika dan perkiraan muncul lalu menghancurkan seluruh keyakinan untuk mengikuti intuisi.

image

Mungkinkah ada cara untuk melatih intuisi? entahlah….

Tapi menurut saya ada beberapa alasan, mengapa seseorang harus melatih intuisinya (semoga ini tepat)

1. Jati Diri
Salah satu alasan utama mengapa harus melatih intuisi adalah agar kita mampu menyadari seluruh potensi yang ada untuk menjalani kehidupan pribadi dan sosial.

Setelah menyadari jati diri tentang apa yang seharusnya dilakukan untuk mencapai tujuan dan impian, kita akan melihat intuisi yang dapat membantu menjalani kehidupan dengan lebih dari satu cara.

2. Sehat Jasmani dan Rohani
Memiliki intuisi yang kuat dapat menghemat kesehatan juga. Dengan intuisi yang kuat, seseorang dapat membuat keputusan yang tepat dalam menentukan apa yang terbaik untuk tubuh dan otak. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan benar-benar menentukan untuk diri sendiri, apa yang terbaik untuk tubuh.

3. Mampu Membantu yang Lain
Dengan mengasah intuisi, seseorang dapat membuat pernyataan berdasarkan kebenaran untuk orang lain dengan mengesampingkan rasa sungkan.

Kita dapat membantu mereka membuat keputusan atau saran yang tepat untuk membantu mereka memperjuangkan apa yang mereka anggap benar.

Mungkin kita bahkan bisa menginspirasi mereka untuk berani mengikuti intuisi mereka juga.

4. Income yang Meningkat
Memiliki rasa yang lebih baik di intuisi juga bisa melunasi tagihan kita . Memiliki intuisi yang lebih baik akan memberikan kita sebuah wawasan yang diperlukan untuk memutuskan apakah akan mengambil atau tidak, kesempatan atau peluang tertentu.

Kita harus memahami apa yang sedang dipertaruhkan dan apa yang mungkin menjadi konsekuensi setelah pekerjaan ini kita lakukan. Bidang profesi kita akan melihat itu (intuisi) sebagai aset.

5. Hubungan Lebih Baik
Dengan mengasah intuisi, kita dapat dengan mudah menangkap perilaku seseorang. Kita bisa menentukan sendiri seperti apa yang salah dan benar, dalam hubungan yang tepat dengan satu sama lain.

Memiliki kemampuan untuk melihat seperti apakah jati diri mereka merupakan kemampuan yang sangat indah untuk dimiliki.

Mengandalkan intuisi dan percayalah kita akan memiliki hubungan yang lebih baik dengan teman, keluarga, dan orang-orang terkasih.

6. Menghemat Uang
Dengan intuisi yang lebih baik, kita bisa menghemat lebih banyak uang juga.

Kita dapat membuat keputusan yang tepat, apakah akan atau tidak membeli sesuatu secara impulsif atau bahkan membantu menekan anggaran sedikit lebih baik.

7. Menyelamatkan Waktu yang Berharga
Mengasah intuisi dapat menghemat sejumlah besar waktu.

Kita bisa melihat sendiri penyesalan yang terjadi karena membuang-buang waktu dan mencari cara yang lebih baik untuk menjadi produktif dengan diri sendiri.

Mampu mengidentifikasi apa yang membuang-buang waktu kita dan menghentikan hal-hal yang tidak berguna lalu menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat.

8. Tidak Ada
Otak saya sudah mulai mengeluarkan asap untuk mencari alasan yang ke delapan….. sorry

Pada akhirnya setiap orang harus mampu mengetahui batasan yang jelas antara intuisi dan logika…

Karena terkadang, penulis alay ini masih kesulitan untuk mengetahui batasan itu…

Seperti mengetahui batasan antara cinta dan nafsu… apakah hubungan kita dengan pasangan itu hanyalah bermotif nafsu semata atau murni sebuah cinta….

image

Atau….apakah LDR ini adalah cara kita untuk saling menjauh atau cara kita untuk lebih dekat lagi……. malah curhat

Tuhan Dan Cara Berpikir Kita

Saya seorang muslim dan meskipun bukan muslim yang taat, tetapi setahu saya ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang membahas tentang alam semesta dan semua yang ada di dalamnya saya akui tidaklah menjelaskan semuanya dengan gamblang, agak misterius dan tidak atau kurang detail. Maksudnya adalah lewat Al-Qur’an Tuhan hanya memberi tahu pointnya saja selanjutnya adalah tugas manusia untuk berpikir sendiri dan mulai menelitinya atau mencari pembuktian.

url1

Karena memang pada hakekatnya manusia tak akan percaya pada sesuatu sebelum melihat dengan matanya sendiri, dan ini berlaku untuk semua orang. Akan tetapi Tuhan juga berfirman tak semua hal dapat dipahami secara lahiriah oleh manusia (jin, setan, alam gaib dll).
Sampai saat ini tak ada satupun makhluk hidup di dunia ini yang mampu menjelaskan asal usul alam semesta, kalau ini masih terlalu besar kita perkecil lagi bagaimana bulan tercipta kenapa sisi yang menghadap bumi selalu sama. Bahkan ada seorang peneliti yang berani berspekulasi bulan adalah buatan manusia. Kalimat terakhir tadi hanya bisa keluar dari pemikiran seorang yang meragukan Tuhan, meski ada juga kemungkinan akan hal itu. Yang pasti alam semesta tidak tercipta secara kebetulan dan terjadi ketika Tuhan sedang bersantai sejenak. Semua terlalu sempurna jika kesemua hal disekitar kita terjadi karena sebuah kebetulan semata.

Memang secara logika otak manusia tak akan mampu untuk mencari kesinambungan antara semua hal yang telah tercipta di alam semesta. Lewat proses berpikir seperti diatas diharapkan semua manusia mampu untuk berpikir kritis atas semua kejadian ini tanpa menutup kata hati tentang semua proses penciptaan yang berakar dari dalam kandungan Al-Qur’an.