I Remember You (YUI)

​kaze wa mou tsumetai keredo
natsukashii sora no nioi ga shitanda
hoomu kara umi ga mieru
kono basho de kimi wo sagashiteru

Angin berhembus dengan dingin
Tapi aku bisa mencium bau langit yang penuh kenangan itu
Aku bisa melihat laut dari stasiun kereta api
Di sini aku mencarimu

kisetsuhazure no saafu boodo ni
ano natsu wa kitto ikiteru
taiyou wa zutto oboeteita hazu sa
ne kikoeteru

Hari-hari telah berlalu
Namun musim panas masih ada di sana, di papan luncur ku
Matahari selalu mengingat semuanya
Bisakah kau mendengarku?

namida wa mise naitte kimi wa sou itte
boku tachi wa futarite wo futta
sayonara wa iwanai da karate wo futta
yuuyake ni kieta
I remember you

Kau mengatakan untuk tidak menangis
Dan kita saling melambaikan tangan
Kita tidak mengucapkan selamat tinggal, hanya melambaikan tangan
Dan kau menghilang dalam tenggelamnya matahari
Aku mengingatmu

sabita gitaa kakaeru tabini
ano uta ga mune no oku wo tsukamu kedo
ima mo madasaenai hibi
kono basho de boku wa sugoshiteru

Setiap aku menggenggam gitar tua ini
Lagu itu menangkap hatiku
Bahkan sekarang hari-hari masih suram
Di sini aku mencarimu

dakedo omounda dare kano tameni
kitto bokura wa ikiteru
taiyou ga kitto oshiete kuretanda
ne kikoeteru

Tapi aku berfikir
Kita pasti hidup untuk seseorang
Matahari pasti mengingat semuanya
Bisakah kau mendengarku?

namida wa mise naitte kimi wa sou itte
boku tachi wa futarite wo futta
sayonara wa iwanai da karate wo futta
yuuyake ni kieta
I remember you

Kau mengatakan untuk tidak menangis
Dan kita saling melambaikan tangan
Kita tidak mengucapkan selamat tinggal, hanya melambaikan tangan
Dan kau menghilang dalam tenggelamnya matahari
Aku mengingatmu

are kara no boku wa aikawarazu da kedo
honno sukoshi jishin ga arunda yeah

Aku masih sama seperti yang dulu
Tapi sekarang aku sedikit lebih percaya diri

namida wo koraeteru yakusoku dakara
dare yori mo tsuyokunara nakucha
sayonara wa iwanai datte me wo tojite
sugu ni aeru
I remember you

Aku berjanji untuk menahan air mata ini
Aku harus lebih kuat dari siapapun
Kita tidak perlu mengucapkan selamat tinggal, karena itu saat aku menutup mata
Aku bisa melihatmu
Aku mengingatmu

* Jadi ceritanya, tulisan ini benar-benar spontan. Sekarang gue ngetik ini ditemenin sama infus disamping ranjang. Sementara Tasya yang nungguin dari tadi siang malah ketiduran. Tifus oh tifus…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s